Puisi Ketegaran Hati
Hati ku berdebat..
Tentang siapa yang paling hebat..
Siapa yang menjadi juara..
Miliki diriku yang selalu sengsara..
Di pojok jendela ku bertanya..
Siapa pemenangnya..
Hanya angin yang menjawabnya..
Dengan desiran dingin yang kelu mendayu..
Membuat ku tersenyum tanpa arti..
Membuat ku menangis tak tahu diri..
Gelap malam yang melekat..
Ku peluk engkau yang paling erat..
Walau sebenarnya ku duduk sendiri..
Termenung tak ada yang menemani..
Hahaha..
Aku hanya bersandiwara..
Tersenyum padahal hatiku terluka..
Menangis walau ku simpan tak beringis..
Siapa yang iba melihatku..
Tak ada..
Ku hanya mampu gulirkan air mata tiada henti..
Yaa Robb tegarkan hatiku.
Demikian Puisi Ketegaran Hati semoga bermanfaat buat teman-teman semua, Bisa kamu baca juga Puisi Atas Nama Cinta.